Selasa, 16 September 2008

AJARLAH KAMI BERDOA

Bacaan :
Lukas 11 :1-4
“1.Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya." 2.Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu. 3.Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya 4.dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan."

Bagi orang Yahudi doa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan mereka. Semenjak kanak-kanak,setiap pagi dan malam mereka harus menghafalkan Shema (Ul. 6:4-5),sebuah doa berkat. Mereka berdoa tiga kali dalam sehari pada waktu-waktu tertentu. Salah satu referensi bahkan menyebutkan,pada zaman Tuhan Yesus hidup di dunia,seorang Yahudi berdoa 3-4 jam sehari.

Pembacaan di atas mengisahkan tentang seorang yang telah mengenal kehidupan doa,yang datang kepada Yesus dan berkata :”Ajarlah kami berdoa.” Bukankah hal ini sesuatu yang mencengangkan? Tentunya hal ini menimbulkan pertanyaan,”Mengapa mereka meminta Yesus untuk mengajar tentang hal berdoa?”

Jika kita memperhatikan kehidupan Yesus,maka kita akan mendapatkan bahwa Tuhan Yesus memiliki kehidupan doa yang berbeda dari orang-orang Yahudi. Bagi Tuhan Yesus,doa bukan hanya menjadi suatu rutinitas,tetapi merupakan hubungan yang akrab dan mendalam dengan Bapa-Nya. Dan jika kita memperhatikan kehidupan Yesus,maka hampir dalam setiap kesempatan Ia selalu berdoa. Sebelum memulai pelayanan,Ia mendahului dengan berdoa dan berpuasa selama 40 hari 40 malam. Ketika Ia akan memilih 12 rasul,Yesus naik ke bukit untuk berdoa semalam-malaman. Bahkan sebelum melangkah di jalan Via Dolorosa,Yesus terlebih dahulu ada di taman Getsemani untuk berdoa.

Doa bukan hanya sekedar agenda rutin,melainkan sebuah hubungan yang akrab,intim dan mendalam dengan Bapa di Sorga seperti yang sudah diteladankan oleh Yesus dalam setiap kesempatan yang kita miliki. Jangan pernah melawatkan satu hari tanpa persekutuan dengan Tuhan,karena hanya Dialah yang dapat memberikan tuntunan di dalam kehidupan kita melalui firman-Nya.

Tidak ada komentar: