Bacaan :
2 Tawarikh 1 :6
“Salomo mempersembahkan korban di sana di hadapan Tuhan di atas mezbah tembaga yang di depan Kemah Pertemuan itu,ia mempersembahkan seribu korban bakaran di atasnya.”
Setiap orang yang memasuki tempat yang baru atau diberikan kesempatan menduduki jabatan yang lebih tinggi pasti tidak berani melangkah dengan sembarangan,cenderung lebih berhati-hati atau menjadi pasif untuk beberapa waktu,sambil melihat situasi dan kondisi yang ada. Hal ini juga dialami oleh raja Salomo ketika dilantik menjadi raja Israel,tetapi yang berbeda adalah sikap Salomo yang datang kepada Allah sambil memberikan korban persembahan.
Allah langsung merespon permintaan Salomo yaitu hikmat dan bahkan memberikan janji yang luar biasa bagi hidup dan kerajaannya. Hikmat yang diminta oleh Salomo digunakan untuk membawa keluar dan masuk bangsa Israel,serta memimpin dan menghakimi bangsa yang besar ini,sebab selama dipimpin oleh raja Daud bangsa Israel selalu keluar masuk berperang melawan bangsa-bangsa yang ada di sekitarnya.
Pentingnya hikmat bagi Salomo adalah membuat bangsa Israel tidak lagi berperang,dan ada keamanan selama Salomo dekat dengan Tuhan,selain itu Salomo dapat membangun dan menyelesaikan bait Allah yang cukup besar. Respon yang kedua yang Allah berikan kepada Salomo adalah kekayaan dan kekuasaan yang membuat ia disegani oleh bangsa lain bukan dengan kekuatan tentaranya,tetapi dari Tuhan yang memberikan hikmat. Dan janji Tuhan tidak ada orang yang luar biasa seperti Salomo,sebelum atau sesudahnya.
Apa yang dilakukan oleh Salomo mengajarkan kita untuk selalu meminta petunjuk pada Tuhan dalam menghadapi segala sesuatu,termasuk ketika kita sedang menghadapi masalah entah itu besar atau kecil. Permintaan yang disertai dengan ketulusan hati pasti akan direspon oleh Tuhan. Yang harus kita lakukan hanya selalu bersyukur atas pemeliharaan-Nya di dalam hidup kita.
2 Tawarikh 1 :6
“Salomo mempersembahkan korban di sana di hadapan Tuhan di atas mezbah tembaga yang di depan Kemah Pertemuan itu,ia mempersembahkan seribu korban bakaran di atasnya.”
Setiap orang yang memasuki tempat yang baru atau diberikan kesempatan menduduki jabatan yang lebih tinggi pasti tidak berani melangkah dengan sembarangan,cenderung lebih berhati-hati atau menjadi pasif untuk beberapa waktu,sambil melihat situasi dan kondisi yang ada. Hal ini juga dialami oleh raja Salomo ketika dilantik menjadi raja Israel,tetapi yang berbeda adalah sikap Salomo yang datang kepada Allah sambil memberikan korban persembahan.
Allah langsung merespon permintaan Salomo yaitu hikmat dan bahkan memberikan janji yang luar biasa bagi hidup dan kerajaannya. Hikmat yang diminta oleh Salomo digunakan untuk membawa keluar dan masuk bangsa Israel,serta memimpin dan menghakimi bangsa yang besar ini,sebab selama dipimpin oleh raja Daud bangsa Israel selalu keluar masuk berperang melawan bangsa-bangsa yang ada di sekitarnya.
Pentingnya hikmat bagi Salomo adalah membuat bangsa Israel tidak lagi berperang,dan ada keamanan selama Salomo dekat dengan Tuhan,selain itu Salomo dapat membangun dan menyelesaikan bait Allah yang cukup besar. Respon yang kedua yang Allah berikan kepada Salomo adalah kekayaan dan kekuasaan yang membuat ia disegani oleh bangsa lain bukan dengan kekuatan tentaranya,tetapi dari Tuhan yang memberikan hikmat. Dan janji Tuhan tidak ada orang yang luar biasa seperti Salomo,sebelum atau sesudahnya.
Apa yang dilakukan oleh Salomo mengajarkan kita untuk selalu meminta petunjuk pada Tuhan dalam menghadapi segala sesuatu,termasuk ketika kita sedang menghadapi masalah entah itu besar atau kecil. Permintaan yang disertai dengan ketulusan hati pasti akan direspon oleh Tuhan. Yang harus kita lakukan hanya selalu bersyukur atas pemeliharaan-Nya di dalam hidup kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar