Rabu, 10 September 2008

Mendengar Suara Tuhan

Yeremia 7:21-23

Pendahuluan

Kesuksesan seseorang bukanlah karena banyaknya pelayanan atau jam terbang dari pelayan tersebut, melainkan kesuksesan hubungan kita dengan Tuhan. Kesuksesan adalah ketika kita membangun hubungan/komunikasi yang erat dengan Tuhan.

Penjelasan

Di dalam Yeremia 7:21-23 dikatakan bahwa Tuhan tidak memerintahkan kepada bangsa Israel mengenai korban bakaran atau sembelihan ketika Dia membawa nenek moyang mereka keluar dari tanah Mesir, melainkan Dia berkata : “Dengarkanlah Suara-Ku,… dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia.” Yang artinya bahwa Tuhan tidak meminta kita untuk melakukan/mementingkan hal-hal agamawi (pelayanan) saja, melainkan Tuhan hanya meminta agar kita mendengar suara-Nya.

Bagaimana kita bisa mendengar suara Tuhan ?
1. Membangun hubungan yang intim dengan Tuhan
     (Mazmur 91:14).


Membangun hubungan yang intim dengan Tuhan yaitu melalui pujian & penyembahan setiap waktu. Karena memuji dan menyembah Tuhan (dalam Roh & Kebenaran) sangat menyukakan hati-Nya. Dan penyembahan adalah gaya hidup orang Kristen. Bergaullah dengan lingkungan yang senang dengan pujian & penyembahan (dekat dengan Tuhan). Karena Firman Tuhan berkata : “ Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik”.

Mazmur 91:9-16, berkata bahwa jika hati kita melekat kepada-Nya (ayat 14b), maka Ia akan :
          a. Menjadi tempat perteduhan dari setiap masalah kita (ayat 9)
          b. Menjaga/membentengi kita dari marabahaya dan yang jahat
              (ayat 10-13)

          c. Menjadi jawaban atas doa-doa kita dan menyertai di dalam
              kesesakan (ayat 15)

          d. Memberikan umur panjang dan kemakmuran serta keselamatan
              (ayat 16)


2. Ketika kita membaca / mendengarkan Firman Tuhan
     (1 Sam 15:22)
.

Dengan membaca Firman-Nya setiap hari, maka Dia akan menegur dan menyempurnakan (memproses) hidup kita sehingga menjadi serupa dengan-Nya (I Yoh 2:6). Dan kita harus mau untuk dibentuk, diajar serta membayar harga untuk itu. Setiap jawaban atau suara Tuhan tidak selalu menyenangkan hati kita, namun Dia telah merencanakan/menyediakan yang lebih baik/lebih besar dari itu, asalkan kita mau bayar harga.

Kesimpulan

Mendengar suara Tuhan adalah yang dikehendaki-Nya bagi kita orang-orang yang dikasihi-Nya. Karena dengan mendengar suara Tuhan di dalam setiap langkah-langkah kita, maka Tuhan akan memberikan hal-hal atau perkara-perkara (berkat dan mujizat) yang luar biasa di dalam kehidupan kita sesuai dengan rencana & kehendak-Nya yang indah bagi kita. Sehingga kita menjadi generasi yang masuk tingkat tahta, artinya bahwa kita adalah generasi Kerajaan Allah. Haleluya.Amin.



Tidak ada komentar: